Pantangan di Danau Sentarum


KALIMANTAN BARAT - Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS) adalah salah satu Taman Nasional yang beradai di wilayah Kalimantan Barat. Luas area konservasi ini mencapai 132 ribu hektar. Karakteristik tempat ini cukup unik karena terdiri dari rangkaian danau yang masih satu sama lain disambungkan dengan aliran sungai. Sejujurnya saya takut berada disini. Ancaman tenggelam mengancam setiap saat. Tapi setelah melakukan perjalanan dengan speed boat, ketakutan itu lenyap berganti dengan jantung yang berdegup cepat.

Perjalanan tanpa hambatan di atas speed boat yang melaju dengan kecepatan tinggi tentu sangat menyenangkan hati. Rasanya semua suara ingin saya keluarkan dari dalam rongga dada. Teriak sepuas-puasnya. Tapi hal keinginan itu terpaksa saya tahan, karena berteriak di atas danau Sentarum adalah hal yang dilarang.

Yang namanya pantangan bila dilanggar pasti akan berakibat fatal. Beberapa hari sebelumnya ada sebuah perahu yang tenggelam diamuk ombak saat melewati danau ini. Tidak ingin mengalami nasib yang sama, tentu saya berusaha menahan sekeras-kerasnya keinginan teriak saya.

Jujur, untuk melakukan hal itu sangat sulit meski terkesan hal yang mudah. Kalau saja perjalanan menggunakan speed boat di danau sentarum tidak semenyenangkan ini tentu tidak akan susah. Speed boat yang melaju berkelok kelok hingga pernah berbelok patah 90 derajat membuat kesenangan berada sampai di ubun-ubun kepala.

Entahlah, mungkin bagi Anda saya terkesan melebih-lebihkan pengalaman yang saya rasakan. Saya hanya mampu bilang, kalau tidak percaya silahkan saja Anda coba rasakan.

sumber=http://travel.detik.com/read/2010/12/09/094730/1513155/1025/pantangan-di-danau-sentarum

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

HIDUP MELEKAT PADA KRISTUS




Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” Yohanes 15.4-5
Sebuah pohon yang bertumbuh besar akan mempunyai banyak cabang serta ranting. Pohon itu akan terus bertumbuh hingga menghasilkan buah pada waktunya. Dan buahnya akan dinikmati banyak orang.
Tetapi jika ada cabang atau ranting yang rusak atau patah maka cabang/ranting tersebut akan menjadi kering, karena sari makanan tidak akan bisa mengalir ke cabang/ranting tersebut. Dan tentunya tidak akan ada buah yang dapat dihasilkan dari cabang/ranting tersebut.
*courtesy of PelitaHidup.com
Sang pemilik pohonpun juga akan membersihkan pohon tersebut dan memotong cabang/ranting yang dianggap tidak diperlukan. Cabang/ranting yang rusak dianggap tidak akan menghasilkan buah dan merusak keindahan pohon.
Dalam kitab Yohanes, kehidupan rohani umat Kristiani digambarkan seperti cabang/ranting pohon. Sedangkan batang utamanya adalah Kristus.
Ketika hidup kita melekat dengan baik kepada Kristus, maka aliran kehidupan, sukacita, damai sejahtera, kekuatan, penghiburan, hikmat dan lainnya akan mengalir bagaikan sari makanan yang mengalir pada ranting pohon yang baik.
Kasih Kristus akan senantiasa mengalir dalam hidup kita dan terang Kristus dari hidup kita. Hidup kita akan menghasilkan buah yang baik yang dapat dinikmati oleh orang banyak. Kebaikan hati kita akan diketahui oleh orang banyak.
Tanpa Kristus hidup kita akan menjadi hampa. Segala yang kita miliki tidak akan berarti tanpa Kasih Kristus yang mengalir dalam hidup kita.
Biarlah hari-hari yang ada kita lalui dengan kehidupan yang intim dengan Kristus. Jangan biarkan berkat terlepas dari kehidupan kita karena kita lupa untuk bersekutu denganNya. Raih kehidupan yang penuh dengan berkat berkelimpahan di dalam Kristus Yesus. Haleluya!

sumber=http://www.pelitahidup.com/2010/01/06/hidup-melekat-kepada-kristus/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

kuat seperti abraham




Orang kuat jasmani karena mengkonsumsi makanan dan berolahraga yang baik. Tetapi bukan berarti rohaninya akan juga menjadi sehat. Rohani yang sehat juga harus mengkonsumsi sesuatu yang rohani, yaitu memiliki persekutuan dengan Tuhan. Abraham adalah pribadi yang dipilih Tuhan memiliki banyak hal yang luar biasa, ia diberkati dengan harta, jasmani yang kuat, serta juga berkat rohani yang luar biasa. Abraham tidak pernah kecewa kepada Tuhan, ia selalu kuat karena memiliki Allah yang dahsyat. Abraham benar-benar diberkati oleh Tuhan.

Apakah Abraham kuat karena kekayaannya/ Apakah Abraham kuat karena sesuatu yang lain? Marilah kita melihat mengapa Abraham kuat dalam Tuhan. Kita akan belajar dan meneladani hidupnya, mengapa ia menjadi kuat. Dalam pelayanan di persekutuan kecil pun kita juga harus tetap kuat. Tidak mudah kendor, putus asa dan sebagainya. Apakah kita mau kuat dalam Tuhan?

A. Kebiasaan yang baik (Kejadian 13:18, Ibrani 10:25)
- Abraham memiliki kebiasaan yang baik dan luar biasa. Dimana pun ia bertemu Tuhan, ia selalu mendirikan mezbah bagi Tuhan. Mempunyai kebiasaan tidak pernah meninggalkan ibadah dengan Tuhan.
- Di gunung, di padang gurun, di suatu tempat - Abraham selalu bersekutu dengan Tuhan: mengucap syukur, memberi korban bakaran, dll. Abraham selalu berbuat yang baik bagi nama Tuhan.
- Kita harus memiliki kebiasaan yang baik, tidak meninggalkan ibadah-ibadah yang Tuhan adakan, karena ibadah itu adalah persekutuan yang indah dengan Tuhan. Setialah dalam ibadah di gereja dan ibadah persekutuan kecil (FA, Selgroup).

B. Keyakinan yang baik (Kejadian 13:14, Ibrani 10:34-35)
- Walaupun Abraham di kecewakan oleh orang-orang di sekelilingnya (Lot dan pengikutnya), Abraham tetap memiliki keyakinan pada Tuhan bahwa Tuhan adalah sumber segalannya. Lot sudah memilih lokasi yang terbaik menurut pandangan manusia, tetapi Abraham berharap kepada tuhan saja.
- Abraham yakin jika Allah yang memilih tempat baginya maka akan menjadi sumber berkat luar biasa - keyakinannya terbukti!
- Keyakinan Abraham pada Allah-nya menjadi contoh bagi kita untuk menghadapi permasalahan. Jangan kita kecewa, sakit hati atau dendam karena aset/berkat/usaha kita diambil oleh orang lain lebih dahulu. Pasti Allah menyediakan yang lebih baik lagi. Miliki keyakinan yang baik!

C. Kewajiban yang baik (Kejadian 14:20, I Kor 9:16-17, Maleakhi 3:10-12)
- Abraham menyadari bahwa sepersepuluh dari hasil usahanya adalah milik Tuhan, oleh sebab itu ia mengembalikannya kepada Tuhan.
- Perpuluhan bukan dinilai besar atau kecilnya jumlah yang diberikan tetapi hal ini berbicara ketaatan terhadap perintah Tuhan. Dan bukan hanya perpuluhan yang ia berikan, ketika Tuhan meminta anaknya (Ishak), ia pun TAAT.
- Ketaatan bagi Abraham adalah keharusan.

Penutup :
Tentunya kita sudah tahu bagaimana kita menjadi kuat yaitu kita harus memiliki sesuatu yang baik dan Tuhan yang luar biasa, maka kita dipenuhi dengan berkatnya.

Kejadian 24:1 - Sepanjang hidup selalu diberkati - Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta di berkati dalam segala hal.

sumber=www.renunganharian.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

taat=sukses



Lukas19 : 17
"Katanya kepada orang itu: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hamba yang baik; engkau telah setia dalam perkara kecil, karena itu terimalah kekuasaan atas sepuluh kota."

Bacaan Kitab Setahun: Mazmur 68; Markus 12; Bilangan 19-20

Di sebuah sekolah taman kanak-kanak dilakukan penelitian yang menarik. Penelitian ini memakai siswa satu kelas sebagai sampelnya. Seorang guru di kelas itu berkata, "Anak-anak, ibu menaruh kue dan permen ini di atas meja. Ibu ada keperluan di kantor. Nanti kalau ibu kembali, ibu akan bagikan semua kue dan permen ini pada kalian."

Tanpa sepengetahuan anak-anak, para peneliti memasang monitor CCTV yang dipakai untuk melihat apa saja yang dilakukan anak itu. Begitu sang guru keluar, beberapa anak segera mengambil kue dan permen. Sebagian anak awalnya ragu, tetapi melihat sikap teman yang lain mereka pun ikutan mengambil. Hanya sedikit anak yang taat dan tetap duduk di bangkunya. Dengan cermat para peneliti mencatat perilaku setiap anak.

Tiga puluh kemudian, mereka mengadakan penelitian ulang terhadap anak-anak tersebut. Ternyata, anak-anak yang dulu taat sekarang jadi orang yang berhasil dan sukses. Sedangkan yang tidak taat menjadi orang yang gagal, baik dalam rumah tangga maupun karir yang mereka bangun.

Seringkali kita hanya mau taat jika itu menyangkut hal-hal besar. Untuk perkara yang kecil kita sering menganggap sepele sehingga menggampangkan dan berlaku seenaknya. Kita sudah menjungkirbalikkan hukum yang sebenarnya. Itulah mengapa Tuhan Yesus berkata, "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar." (ayat 10). Firman-Nya mengajarkan kita, setialah lebih dulu untuk hal-hal kecil, hal-hal yang kelihatannya sederhana, sebelum kita bisa dipercayakan untuk hal yang lebih besar.

Jadi, apapun yang Tuhan percayakan pada kita hari-hari ini, setialah mengerjakannya. Sehingga Tuhan pun bisa memakai kita sebagai ‘alat' di tangan-Nya, dan menjadi berkat bagi dunia ini.

Ketaatan tidak datang dengan sendiri dalam kehidupan manusia, perlu latihan agar ia tertanam dalam hidup kita.

sumber=http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2011/03/taat-sukses.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hidup Oleh Roh Mengalahkan Keinginan Daging






“Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” Galatia 5:24-25
Tuhan senantiasa mengijinkan proses demi proses terjadi dalam hidup kita agar karakter kita dapat semakin disempurnakan hingga seperti Yesus.
Tapi dalam proses demi proses yang dijalani, keinginan daging senantiasa timbul dalam hidup kita. Sehingga pada akhirnya banyak umat Tuhan yang merasa putus asa, kenapa keinginan daging selalu mendominasi hidup mereka. Mereka menjadi bertanya-tanya, mengapa susah untuk melakukan perintah Tuhan.
*courtesy of PelitaHidup.com
Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.
Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu–seperti yang telah kubuat dahulu–bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” Galatia 5:19-21
Keinginan daging selalu bertentangan dengan keinginan Roh, demikian juga sebaliknya. Firman Tuhan menyatakan bahwa siapapun yang hidupnya masih dikuasai oleh keinginan daging tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa amarah, iri hati atau perselisihan bisa membuat kita tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Bukankah Yesus sendiri juga pernah marah ketika Bait Suci digunakan untuk tempat berjualan?
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” Efesus 4:26
Tuhan tidak melarang kita untuk marah, tetapi biarlah amarah yang keluar tidak membawa kita kepada dosa. Maksudnya adalah jika kita membiarkan amarah kita berlarut-larut hingga menjadi dendam berhari-hari, berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun, maka kita telah berdosa di hadapan Tuhan. Jangan biarkan amarah kita terlalu lama, segera bereskan secepat mungkin agar kita tidak jatuh ke dalam dosa.
*courtesy of PelitaHidup.com
Sebelum kita mengenal Yesus, keinginan daging telah begitu menguasai hidup kita. Bahkan keinginan daging telah menjadi suatu hal yang biasa dalam hidup kita. Oleh karena itu ketika kita mengenal Yesus, walau hati kita sudah percaya kepadaNya, tidak mudah untuk menghilangkan kebiasaan lama. Kita harus selalu berusaha agar keinginan daging tidak menguasai hidup kita.
Bagaimana agar keinginan daging tidak lagi menguasai hidup kita? Kuncinya adalah dengan hidup oleh Roh.
*courtesy of PelitaHidup.com
Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.” Galatia 5:16
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
” Galatia 5:22-23
Buah Roh hanya keluar ketika kita hidup di dalam Firman Tuhan, menjaga kehidupan doa, dan senantiasa melakukan apa yang menjadi perintahNya. Ketika kita hidup di luar Tuhan, maka kita tidak dapat hidup berbuah.
*courtesy of PelitaHidup.com
Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” Yohanes 15:4
Hanya hidup yang memiliki buah Roh-lah yang dapat mengalahkan segala keinginan daging yang timbul. Rasa amarah akan dikalahkan oleh kesabaran. Segala percabulan, kecemaran dan hawa nafsu akan dikalahkan oleh penguasaan diri. Kejahatan, perselisihan, iri hati, percideraan dan lainnya akan dikalahkan oleh kebaikan.
Hiduplah di dalam Tuhan, hiduplah oleh Roh, sehingga karakter kita akan menjadi semakin sempurna seperti Yesus.
Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Matius 5:48
Doa:
Tuhan ampuni kami jika selama ini kami masih mengikuti segala keinginan daging yang timbul. Mampukan kami agar kami dapat hidup oleh Roh. Bimbing kami dengan FirmanMu agar kami dapat mengalahkan segala keinginan daging yang timbul. Biarlah hidup kami semakin berkenan di hadapanMu dan mengeluarkan buah banyak bagi kemuliaan nama Tuhan.
Langkah iman:
  • Tinggalkan segala kebiasaan lama yang selalu mengikuti keinginan daging.
  • Tolak segala pikiran maupun keinginan daging yang timbul.
  • Lakukan Firman Tuhan, praktekkan kasih, sukacita, penguasaan diri dan buah Roh lainnya.
SUMBER= WWW.PELITAHIDUP.COM

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

TAAT PADA PERINTAHNYA




Mazmur 56:12
"kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 96; Lukas 8; Yosua 3-4

Seorang karyawan sebuah perusahaan ditahan oleh pihak kepolisian setelah dirinya terbukti melakukan kebohongan - menulis keterangan keuangan pada dua buku yang berbeda. Dalam pemeriksaan, wanita ini mengaku bahwa ia melakukannya karena diperintah oleh atasan. Ia takut bila ia menolak permintaan pimpinannya, karirnya di perusahaan tersebut akan berakhir atau parahnya lagi ia bisa dikeluarkan. Namun, alasan tinggallah alasan, pihak berwajib melihatnya wanita ini sebagai pelanggar hukum dan harus mendapatkan ganjaran yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Seberapa banyak dari Anda yang menggantungkan kehidupan di dunia ini kepada kekuatan manusia dibanding kepada Allah yang Maha Besar? Kita menganggap bahwa orang yang memiliki kuasa diatas kita ini adalah orang yang menentukan masa depan kita, sedangkan Allah hanyalah Tuhan yang disembah saat beribadah minggu di gereja. Kita lebih takut apabila tidak menuruti kemauan atasan daripada perintah Allah.

Di dalam Alkitab sendiri ada anak-anak Tuhan yang menghadapi kondisi yang mirip dengan kondisi yang Anda dan saya hadapi saat ini. Mereka adalah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Ketiga orang ini adalah para birokrat di Babel. Suatu hari, raja Nebukadnezar membuat sebuah patung emas dan menyuruh seluruh rakyat untuk menyembah patung tersebut. Barang siapa tidak melakukannya, akan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala.

Sadrakh, Mesakh, dan Abednego tidak mau menuruti perintah raja Nebukadnezar. Mereka sudah rela apabila disantap habis oleh api perapian karena keputusan untuk memegang perintah Allah. Dan di akhir kisah ini, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego tetap hidup. Bahkan, raja Babel memberikan kepada mereka kedudukan tinggi di negeri tersebut.

Jadi, apakah yang harus Anda takutkan bila Allah di pihak Anda? Dia adalah tempat perlindungan dan Bala Keselamatan yang hidup. Tak pernah Dia membiarkan anak-anak-Nya dalam keterpurukkan dan ketidakadillan terus menerus. Suatu saat, Allah pasti menunjukkkan keperkasaan-Nya dan membawa mereka ke posisi yang lebih tinggi. Maukah Anda mengalaminya hal ini dalam hidup Anda? Tetap pegang perintah-perintah-Nya dalam kehidupan sehari-hari Anda dan setialah melayani-Nya.

Pertolongan dan berkat Allah selalu nyata pada orang-orang yang setia memegang Firman-Nya.

sumber=http://renungan-harian-kita.blogspot.com/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Laptop Cina


Berita terbaru, Perdagangan laptop terutama hasil impor dari China mengalami peningkatan pesat. Namun, nasib PC tak sebagus penjualan laptop.

Suhanda Wijaya Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) mengaku, terjadi penurunan pasar atau penjualan personal computer alias PC. Sayangnya, ia tidak memiliki data berapa banyak penurunan penjualan PC tersebut.

Namun, ia hanya bisa prediksi tahun ini penjualan PC hanya 40 persen dari total pasar komputer. “Kalau penjualan laptop itu adalah 60 persen, sisanya 40 persen adalah PC,” tutur Suhanda, Senin (12/7/2010).

Pada periode Januari hingga April 2010 penjualan laptop dan netbook China mencapai 301.849.567; naik 181,24 persen dari periode yang sama tahun 2009 yang mencatatkan 107.329.726 persen. Kenaikan impor komputer jinjing dari China dinilai masih terbilang wajar soalnya produk tersebut belum diproduksi di Indonesia.

Kepala Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perdagangan, Muchtar menyebutkan, laptop dan netbook merupakan perangkat teknologi, maka kenaikannya pun sangat berkaitan dengan daya beli masyarakat sudah membaik.

“Indonesia impor itu karena dibutuhkan untuk menggerakan ekonomi di dalam negeri juga,” kata Muchtar.

SUMBER=http://www.harianberita.com/laptop-cina.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS